Rabu, 18 Mei 2011

suksesmulia: Baktiku kepada Kedua Orang Tua

suksesmulia: Baktiku kepada Kedua Orang Tua: "Bagi seorang anak, orang tua bisa menjadi ladang untuk menggali pahala akhirat sebanyak-banyaknya. Yaitu dengan cara berbakti, menghormati,..."

Jumat, 13 Mei 2011

PROGRAM PENGEMBANGAN IT ( INFORMASI TEHNOLOGI ) DI KJKS BMT UAS PAMOTAN

  BAB I
PENDAHULUAN

Sistem perekonomian dan tatanan kehidupan yang dikedepankan pada masa orde baru ternyata tidak bisa memberikan jawaban akan harapan terwujudnya masyarakat adil dan makmur.
      Sebagian besar dari mereka tinggal diperkotaan sehingga perputaran uang dan  aktivitas perekonomian berpusat di kota saja. Sementara masyarakat desa yang notabene merupakan mayoritas dari penduduk negeri ini tidak mendapat kesempatan dan perhatian yang proporsional baik dari pemerintah maupun dari para praktisi dunia usaha sehingga masyarakat desa hanya ditempatkan sebagai obyek pelengkap dari sistem pembangunan ekonomi nasional.
      Lembaga keuangan selama ini belum mampu diakses masyarakat secara luas.
      Disamping itu belum adanya komitmen dari lembaga perbankan untuk menciptakan usaha yang lebih adil untuk lebih mensejahterakan masyarakat. Bunga bank yang menjadi dasar operasional perbankan (konvensional) waktu itu masih menjadi perdebatan dikalangan umat Islam.
      Menyadari akan hal tersebut, timbul kesadaran untuk mencoba memikirkan bentuk alternatif sebagai wujud peran serta dalam pembangunan masyarakat. Akhirnya disepakati untuk merintis berdirinya Baitul Maal wat-Tamwil (BMT) di Pamotan, Rembang.
      Tahap pertama yang manjadi target program BMT adalah merekrut anggota masyarakat yang dianggap sukses secara ekonomi untuk diajak bergabung menjadi anggota pendiri. Setiap anggota pendiri diwajibkan menyimpan Simpanan Pokok sebesar Rp. 250.000,00. Dengan modal awal dari anggota pendiri sebesar Rp. 2.000.000,00 BMT “USAHA ARTHA SEJAHTERA” mulai beroperasi, yaitu pada tanggal 19 Oktober 1998.
*            Tahun 2000 membuka kantor Cabang Jatirogo.
*            Tahun 2002 membuka kantor Cabang di Lodan Sarang.
*            Tahun 2004 membuka kantor Cabang Bangilan,
*            Tahun 2006 membuka kantor Cabang di Senori dan Kenduruan.
*            Tahun 2008 membuka kantor cabang Purwosari.
*            Tahun 2010 membuka kantor cabang Kalitidu.

I.               V I S I
”Meningkatkan kualitas ibadah anggota sehingga mampu berperan sebagai khalifah Allah”   

II.            M I S I
·         Peningkatan kesejahteraan ummat dengan sistem syariah
·         Mengutamakan pelayanan ummat dengan cepat
·         Mengentaskan mustahid menjadi muzakki
·         Mewujudkan BMT UAS sebagai pilihan utama lembaga keuangan syariah pada segmen usaha kecil, menengah dan mikro

III.         NILAI-NILAI ( PRINSIP )
·         Menjadikan BMT UAS sebagai lembaga dakwah
·         Menjadikan kejujuran sebagai nilai yang dijunjung tinggi
·         Melaksanakan kerjasama berdasarkan nilai gotong-royong dan kekeluargaan
·         Menjunjung tinggi martabat insan manusia Islam
·         Memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien
·         Menjunjung tinggi nilai kerja sebagai ibadah

IV.     MOTO
       ’Memberdayakan Ummat, Menggapai Rahmat’

V.        TUJUAN
  1. Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta meningkatkan kekuatan dan posisi tawar pengusaha kecil menengah ke bawah dan pelaku ekonomi yang lain
  2. Meningkatkan kesejahteraan Anggota melalui pengelolaan yang profesional
  3. Penguatan modal jasadiyah dan ruhiyah bagi anggoata secara berkelanjutan
  4. Mewujudkan penerapan ekonomi syariah untuk masyarakat ekonomi kecil menengah
  5. Meningkatkan kualitas ibadah baik habluminallah dan habluminannas
BAB II

Kajian Pustaka

Sistem Informasi
Istilah sistem informasi sering dibaurkan dengan sistem informasi manajemen (SIM). SIM sendiri mulai dikenal secara luas pada awal tahun 1960-an. Pada awal kemunculannya tersebut, SIM belum mempunyai konsep yang jelas, terutama yang berkaitan dengan bidang cakup dan batasanbatasannya.
Hal ini dapat dilihat dari kenyataan, bahwa hampir semua aplikasi pengolahan data seperti aplikasi keuangan, pengelolaan persediaan, penggajian, kartu katalog perpustakaan, dinamakan SIM (Burch, 1974). Robert A. Szymanski dkk dalam bukunya “computer & information system” (Szymanski, 1995) mendefinisikan sistem informasi sebagai sekumpulan fungsi yang bekerja secara bersama-sama dalam pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, serta pendistribusian informasi. Dari definisi tersebut terlihat bahwa sistem informasi merupakan satu kesatuan unsur (manusia dan peralatan) yang bekerja secara bersama-sama untuk melaksanakan pengolahan informasi dari mulai pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, sampai pendistribusiannya. Definisi ini memberikan pengertian yang sangat luas mengenai sistem informasi. Dalam definisinya tersebut, Szymanski belum merinci mengenai batasan jenis informasi yang diolah, peralatan pengolahannya dan juga pemakainya. Dengan berdasar definisi di atas, maka semua pekerjaan yang berkaitan dengan pengolahan, penyimpanan, pengaturan, dan pendistribusian informasi dapat dikatakan sebagai bagian dari sistem informasi. Jadi sistem pencatatan stok dengan menggunakan kartu manual dan pelaporan kondisi stok pun dapat dikatakan sebagai sistem informasi. Akhir-akhir ini sejalan dengan perkembangan komputer, dikesankan bahwa seluruh sistem terkomputerisasi dianggap sistem informasi. Demikian juga sebaliknya bahwa sistem informasi harus selalu berbasiskan system pengolahan data berbantuan komputer.
Jika ditelaah beberapa pendapat para ahli, ternyata sistem informasi tidak harus selalu dikaitkan dengan pengolahan data berbantuan komputer. Hal ini ditegaskan oleh Simkin Mark G. dalam bukunya yang berjudul “computer information system for bussiness” (Mark, 1987), bahwa sistem
informasi adalah sekumpulan elemen yang bekerja secara bersama-sama baik secara manual ataupun berbasis komputer dalam melaksanakan pengolahan data yang berupa pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan data untuk menghasilkan informasi yang bermakna dan berguna bagi proses data untuk menghasilkan informasi yang bermakna dan berguna bagi proses pengambilan keputusan.
Keberadaan komputer pada sistem informasi pada dasarnya tidak mutlak. Akan tetapi komputer dengan segenap kemampuannya dalam memproses data, akan meningkatkan efektivitas, produktivitas, serta efisiensi suatu sistem informasi (Daihani, 1999). Ide dasar menyertakan komputer menjadi salah satu komponen system informasi bukan untuk mengotomatiskan semua proses, melainkan untuk meningkatkan kinerja dari sistem itu sendiri. Pada sistem informasi masih ada beberapa pekerjaan yang harus ditangani oleh manusia. Di samping itu ada pula beberapa pekerjaan yang sebaiknya dilakukan oleh komputer. manajemen. Sistem Informasi Manajemen ini bertugas mengumpulkan, menyimpan dan mengolah data untuk akhirnya menyajikan informasi kepada semua tingkatan manajemen berkaitan dengan fungsi manajemen dalam pengelolaan sumber daya. Sistem informasi manajemen bertujuan menunjang proses pengambilan keputusan dalam melaksanakan fungsi manajemen pada berbagai tingkatan manajemen, dengan mewujudkan hubungan timbal balik dan keterkaitan informasi antar bagian organisasi sehingga sinergi organisasi dapat tercapai.

Gregory M. Scott, dalam buku Principles of Management Information Systems mengemukakan pengertian sistem informasi manajemen adalah kumpulan dari interaksi-interaksi sistem-sistem informasi yang menyediakan infromasi baik untuk kebutuhan manajerial maupun kebutuhan operasi. Sedangkan Barry E. Cushing, dalam buku Accounting Information Systems and Bussiness Organizations mengemukakan pengertian system informasi manajemen adalah kumpulan dari manusia dan sumber-sumber daya modal di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.
Menurut Frederick H. Wu, dalam buku Information Systems Theory and Practice sistem informasi manajemen adalah kumpulan dari sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen. Menurut Gordon B. Davis, dalam buku Information Systems: Conceptual Foundations, Structures and Development bahwa sistem informasi manajemen adalah sistem manusia/mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi.

Menurut Raymond McLeod, Jr., sistem informasi manajemen adalah suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan sistem serupa.
Model sistem informasi manajemen menurut Raymond McLeod, Jr. ini dapat digambarkan modelnya sebagai berikut : Gambar 2.3 Model Sistem Informasi Manajemen (Sumber : McLeod, 1990 hal 30)
1. Periodical maintenance
Keuntungan preventive dari pada corrective maintenance (Raymond dan Joan, 1991):
a. Perawatan dapat direncanakan sebelumnya.
b. Biaya perawatan dapat dikurangi dengan menghindari biaya yang disebabkan oleh adanya      kerusakan.
c. Downtime dapat diminimalkan.
d. Kesehatan dan kenyamanan pengguna dapat ditingkatkan.
Condition-based maintenance didefinisikan sebagai perawatan yang dilakukan untuk merespon penurunan yang signifikan dalam unit yang ditunjukkan oleh perubahan pada parameter kondisi unit atau performan yang dipantau (Kelly dan Harris, 1978). Konsep condition-based maintenance mengakui bahwa perubahan kondisi dan atau performance dari item merupakan alasan utama untuk melaksanakan perawatan. Jadi waktu optimal untuk melakukan perawatan ditentukan dari kondisi yang dilihat untuk digunakan dalam menetapkan kondisi sebenarnya dari tiap item.
 1.1 Sistem Informasi dan Pemakaian Komputer
Sebenarnya sistem informasi telah ada sejak dulu, yang baru pada saat ini adalah komputerisasinya. Sebelum ada komputer, teknik sistem informasi manajemen telah ada untuk memberi manajer sistem informasi yang memungkinkan mereka merencanakan serta mengendalikan operasi.
Pada saat ini, ketika segala urusan yang berkaitan pemakaian informasi sudah semakin rumit dan kompleks, maka mutlak diperlukan bantuan komputer. Ada 5 karakteristik komputer sebagai pengolah informasi sebagai alas an tepat dalam pemakaian komputer, yaitu :
1. Kecepatan. Dalam distribusi informasi dan pengolahan data, factor kecepatan sangat dibutuhkan oleh manajemen.
2. Kapasitas. Volume data yang sangat besar bisa diolah dengan cepat.
3. Repetitif. Dalam pengolahan data yang memiliki prosedur sama, pengolahan dengan komputer akan memakan waktu yang singkat.
4. Input yang pasti. Komputer membutuhkan input yang pasti, karenanya intuisi dan pertimbangan bukanlah merupakan atribut mesin.
5. Output yang akurat. Hasil yang sangat akurat bisa diperoleh dan hal ini tidak terpengaruh oleh kebosanan dan kelelahan.
Dalam sistem manajemen modern, sebenarnya tidak perlu lagi dipermasalahkan tentang perlu tidaknya pemakaian komputer dalam system informasi. Yang menjadi masalah seharusnya adalah menentukan bagian mana yang tidak atau menentukan sampai sejauh mana pemrosesan
informasi harus dikomputerisasi. Yang perlu dipikirkan adalah, bahwa meskipun komputer hanyalah sebuah alat untuk mengolah data tetapi banyak orang dari pihak manajemen yang memandangnya sebagai elemen sentral sistem informasi. Sikap ini cenderung terlalu menyanjung dan bahkan akan mengganggu peran komputer yang sesungguhnya. Peran sebenarnya dari komputer adalah menyajikan informasi untuk pengambilan keputusan dan perencanaan serta pengendalian operasi.

1.2. Langkah Perancangan Data Base Secara Umum
Dalam membuat suatu data base diperlukan suatu langkah atau tahapan agar pengorganisasian file dapat menjadi lebih baik. Langkah utama tersebut adalah :
1. Menentukan tipe-tipe file.
Basis data dibentuk dari suatu kumpulan file. File dalam pemrosesan transaksi dapat digolongkan sebagai berikut :
a. File induk (master file)
b. File transaksi (transaction file)
c. File laporan (report file)
d. File sejarah (history file)
e. File pelindung (backup file)
f. File kerja (working file)
2. Membuat akses dan organisasi file.
Akses file (file access) adalah suatu metode yang menunjukkan bagaimana suatu program komputer akan membaca record-record dari suatu file. File dapat diakses dengan dua cara yaitu secara urut  (sequential access) atau secara langsung (direct access atau random access). Metode urut dilakukan dengan membaca atau menulis suatu record di file dengan membaca terlebih dahulu mulai dari record pertama, urut sampai dengan record yang diinginkan. Metode akses langsung dilakukan dengan cara langsung membaca record pada posisinya di file tanpa membaca dari record pertama terlebih dahulu. Organisasi file adalah pengaturan dari suatu record secara logika dalam file dihubungkan satu dengan lainnya. File dapat diorganisasikan secara urut atau secara acak. Walaupun organisasi file dan pengaksesan file dapat dipandang secara terpisah, tetapi biasanya pembahasan mengenai organisasi file menyangkut keduanya, yaitu sebagai berikut :
a. File urut merupakan file dengan organisasi urut dengan pengaksesan secara urut pula.
b. File urut berindeks atau sering disebut ISAM (indexed sequential access method) merupakan file dengan organisasi secara urut dengan pengaksesan secara langsung.
c. File akses langsung atau disebut juga dengan file alamat langsung merupakan file dengan organisasi acak dengan pengaksesan secara langsung.
1.3. Sistem Manajemen Basis Data
Sistem ini merupakan perangkat lunak yang mengatur proses pengelolaan data base. Pengelolaan ini meliputi pembuatan data base, akses terhadap data base serta penyimpanan data dalam data base. Sedangkan pengertian dari data base adalah sekumpulan file-file yang paling berhubungan satu sama lain atau beberapa kunci penghubung, tersimpan dalam media penyimpanan diluar memori komputer. Media simpan ini dapat berupa disket, Hardisk. Data base dapat dinyatakan sebagai suatu sistem yang memiliki karakteristik, antara lain:
1. Merupakan suatu kumpulan "interrelated data" yang disimpan bersama tanpa menggangu satu sama lain atau membentuk kerangkapan data.
2. Kumpulan data dalam data base dapat digunakan oleh sebuah program aplikasi lebih secara optimal.
3. Penambahan data baru, modifikasi dan pengambilan kembali dari data dapat dilakukan dengan mudah dan terkontrol.
Kegiatan manajemen data mencakup (McLeod, 1995):
1. Pengumpulan data. Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam suatu formulir yang disebut dokumen sumber, yang berfungsi sebagai input bagi sistem.
2. Integritas dan pengujian. Data tersebut diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasinya berdasarkan suatu peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya.
3. Penyimpanan. Data disimpan pada suatu medium seperti pita magnetic atau piringan magnetik.
4. Pemeliharaan. Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tidak lagi diperlukan dihapus agar sumber daya tetap mutakhir.
5. Keamanan. Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, atau penyalahgunaan.
6. Organisasi. Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
7. Pengambilan. Data tersedia bagi pemakai.
Data merupakan suatu sumber yang sangat berguna bagi hampir di semua organisasi. Dengan tersedianya data yang melimpah, maka masalah pengaturan data secara efektif menjadi suatu hal yang sangat penting dalam pengembangan sistem informasi manajemen.
2. Double driver Dan Double Backup
Double Driver adalah Software yang sangat sederhana namun berguna, yang memungkinkan Anda untuk melihat semua driver yang terinstall (sudah di install) pada sistem komputer Anda dan juga memungkinkan Anda untuk membuat cadangan driver (backup driver), memulihkan (restore driver), menyimpan (save driver) dan mencetak semua driver yang dipilih.
Cara Menggunakan Software Gratis Double Driver ini sangat mudah.  Setelah freeware Double Driver telah di jalankan lalu klik tombol Scan,  maka double driver akan mencari dan mendata semua driver yang telah terinstall pada system komputer Anda.  Tunggu beberapa saat sampai proses pencarian atau pendataan driver hardware komputer selesai, setelah semuanya selesai Anda dapat memilih driver mana yang akan kalian backup lalu tekan backup now untuk membackup driver yang telah kalian pilih sebelumnya.
3. IP Messenger
IP Messenger  adalah sebuah program local instant messaging (digunakan dalam Local Area Network saja). Dengan program ini kita bisa “chatting” dan bertukar file dengan cepat dengan orang-orang yang berada dalam 1 LAN dengan kita. Saya sendiri kenal program ini di tempat kerja untuk bertukar dokumen/file. Praktis, kalau butuh file tinggal transfer saja via IP Messenger; daripada harus bawa USB flash disk kalau mau minta/menyerahkan dokumen  Atau daripada repot harus attach dulu filenya ke dalam email.
IP Messenger kecil sekali ukurannya, hanya hitungan ratusan kilobyte (kalau tidak salah sekitar 104KB). Dengan metode broadcast, semua orang yang berada di dalam network kita dan menggunakan IP Messenger akan terdaftar. Cukup pilih siapa yang akan dituju, ketik pesan atau attach file…langsung kirim. Cepat sekali kan?
IP Messenger ini adalah aplikasi yang multiplatform, alias bisa berjalan di macam-macam sistem operasi komputer. Di rumah saya masih sedang mencoba menginstal IP Messenger di Ubuntu saya. Sekarang masih berkutat di instalasi GTK+nya dulu. Mainan baru di akhir pekan ini :DSudah ada screenshot nih
IP-Messenger hanya akan bekerja pada Windows 2000, Windows NT dan Windows XP .Kinerja, aturan umum, semakin cepat koneksi internet Anda dan semakin RAM (memori) yang Anda miliki, semakin cepat pesan Anda akan dikirim keluar. Koneksi internet langsung (tidak bisa dari belakang router) dengan IP statis atau dinamis diperlukan.
4. Team Viewer
TeamViewer adalah suatu program yang cukup sederhana dan sangat mudah digunakan untuk beberapa keperluan terutama melakukan akses PC secara remote melalui internet.

TeamViewer saat ini sudah mencapai versi 4, merupakan aplikasi yang sangat cocok digunakan untuk mengakses PC lain melalui internet, keunggulan utamannya adalah Gratis siapa juga yang ga seneng denger kata-kata gratis.
Sebetulnya kelebihan utama "TeamViewer" ini seperti yang saya kutip dari situs resminya adalah
Windows 7 is approaching - TeamViewer 4 has already passed the "Compatible with Windows 7" logo test.

TeamViewer 4 works on all Windows versions from Windows 98 up to Windows 7 and is also available for Apple Mac OS X. It can even be used for cross-platform connections from Windows to Mac and back!
Sangat menarik karena teamviewer dapat cross-platform connections. Saya sudah menggunakannya sejak versi 3 dan sampai sekarang kedua versi tersebut masih terinstall dan dapat berjalan dengan baik, karena Teamviewer hanya bisa melakukan akses komputer (PC) secara remote jika menggunakan versi yang sama.

Fitur utama TeamViewer adalah:
  1. Remote Support
  2. Presentation
  3. File Transfer
  4. VPN
Yang sering saya gunakan hanya Remote Support (akses PC Klien melalui jalur internet), fitur/manfaat TeamViewer yang satu ini sangat membantu jika kita perlu mengakses PC yang jauh dari posisi kita sekarang, karena cukup terkoneksi internet dan mengetahui ID serta Password PC tersebut dalam hitungan detik kita sudah bisa akses PC itu secara remote seperti kita ada di depan PC tersebut secara langsung. Selain fungsi remote desktop, manfaat lain yang sering saya gunakan adalah "File Transfer" daripada berkirim file lewat email saya lebih pilih menggunakan teamviewer, karena bisa melakukan copy file langsung ke direktori yang kita inginkan, bisanya saya lakukan jika akan update program yang saya buat untuk beberapa konsumen.

Perbedaan utama yang saya rasakan saat menggunakan program ini dengan beberapa program untuk remote desktop adalah "cepat dan stabil" walau kadang saya akses internet hanya dengan koneksi GPRS, tapi masih sanggup melakukan remote ke PC lain,jika anda mempunyai koneksi internet yang cukup cepat dan stabil maka delay yang terjadi tidak akan terasa, karena seakan-akan anda berada langsung di depan PC tersebut.

Syarat utama untuk dapat mengunakan TeamViewer adalah:
  • Install TeamViewer di kedua PC yang akan melakukan koneksi secara remote (versi sama)
  • Koneksi internet sudah tersambung
  • Masukan ID dan password PC yang akan diremote. ID dan Password dapat menggunakan mode dynamic maupun ditentukan sendiri, tergantung kebutuhan saya biasa menggunakan kedua duanya tergantung situasi.
Sekilas penggunaan Teamviewer:

Tampilan utama TeamViewer, jika sudah tampil (Ready to connect (secure connection)) maka anda siap melakukan koneksi ke PC lain, kemudian masukan ID PC klien jika koneksi berhasil maka akan muncul kotak "Password", isi password teamviewer PC yang akan anda remote. Jika berhasil maka akan tampil desktop PC yang diremote tersebut.
Jika anda ingin melakukan File Transfer, maka pilih "File Transfer" pada bagian pilihan yang terlihat dibawah kotak ID, kemudian klik "Connect to partner".

Jika ingin menggunakan password dan ID yang tetap maka cukup tempatkan kursor mouse pada bagian kotak password, maka akan tampil seperti gambar diatas, pilih "Set user definied password" kemudian masukan password yang anda inginkan.
Teamviewer sangat membantu jika anda mengelola/membuat program karena kadang saya menggunakannya untu melakukan perbaikan bug/error program maupun mengakses database klien dan memperbaikinya secara langsung tanpa perlu datang ke lokasi.


Bab III
RENCANA PENGEMBANGAN DAN GAMBARAN IMPLEMENTASI

Program Pengembangan IT
No.
SEBELUM
SESUDAH
1.
Belum ada periodical maintenance, perbaikan dilakukan ketika terjadi kerusakan (bukan metode perawatan).
Periodical maintenance untuk semua komputer, baik pusat maupun cabang.
2.
Belum ada pencatatan laporan maintenance/ perbaikan alat.
Setiap permintaan maintenance/ perbaikan alat dicatat pada form perbaikan/ maintenance alat.
3.
Backup hanya untuk database IBS dan hanya di lakukan  di komputer local/ server.
Backup database IBS & data penting lainnya dengan sistem double backup.
4.
Belum menggunakan aplikasi IPMessenger.
Memanfaatkan aplikasi IPMessenger memudahkan komunikasi/ informasi dengan cepat dan murah. Bahkan untuk transfer data sekalipun.
5.
Belum menggunakan aplikasi sistem terdistribusi, khususnya Team Viewer.
Sistem terdistribusi dengan menggunakan TeamViewer yang meringankan pekerjaan sehari-hari yang berhubungan dengan komputer/ data.

 A.    Deskripsi
1.      Periodical Maintenance
Yang dilakukan dalam periodical maintenance yaitu mengecek semua kondisi komputer, baik hardware maupun software komputer pusat dan komputer cabang sesuai schedule.

 Gb. 1. Form Schedule Periodical Maintenance

Selain itu, telah diaplikasikan antivirus yang selalu update untuk menghindari serangan-serangan virus yang dapat mengancam keamanan data.
a.       Manfaat/ kelebihan :
1.      Menjaga kondisi komputer tetap dalam kondisi baik, tidak bermasalah.
2.      Menerapkan sistem perawatan, bukan sistem perbaikan.
3.      Memonitoring kondisi komputer dan perlengkapannya.
4.      Komputer aman dari serangan virus dan sejenisnya.
5.      Membantu Memperlancar pekerjaan sehari-hari, terutama yang berhubungan dengan komputer.
b.      Kendala :
1.      Untuk beberapa komputer kadang ditemui pelaksanaan maintenance tidak sesuai jadwal, karena faktor kesibukan, serta kondisi komputer itu sendiri. Tetapi, maintenance tetap dilakukan.
2.      Ada beberapa peralatan maintenance yang belum tersedia.

2.      Pencatatan Laporan Maintenance/ Perbaikan Alat
Yaitu mencatat laporan kerusakan alat serta uraian penanangan alat tersebut.
Gb. 2. Form Laporan Perbaikan/ Maintenance Alat

a.       Manfaat/ kelebihan :
1.      Sebagai bahan catatan kerusakan alat serta uraian perbaikannya untuk membantu analisa apabila terjadi kerusakan lagi.
2.      Sebagai bahan catatan pembelian barang/ alat baru atau pengambilan stok barang.
3.      Sebagai media informasi untuk mengetahui alat serta section mana saja yang sering terjadi kerusakan.
 Gb.3. Grafik Maintenance by Section
 Gb.4. Grafik Maintenance by Object

b.      Kendala :
Berdasarkan rencana awal, tiap section (berlaku untuk kantor pusat) disediakan form perbaikan alat seperti tersebut di atas dengan tujuan setiap ada permintaan (request) atau laporan kerusakan, section yang bersangkutan memberikan laporan kerusakan dengan menyerahkan form kepada IT yang sebelumnya telah mengisi kolom tanggal, nama alat, dan bagian yang tersedia pada form tersebut. Hal ini untuk memudahkan IT serta dapat mempercepat dilakukannya perbaikan. Namun, hal ini belum berjalan. Form masih diisikan oleh pihak IT berdasarkan request/ permintaan user.
 
3.      Backup Database IBS dan Data Penting Lain dengan Sistem “Double Backup”
Data yang disimpan di server sebagian besar adalah data full share (semua user dalam jaringan bisa mengubah bahkan menghapus data tersebut tanpa ada proteksi. Sedangkan, data tersebut memang harus dibuat full share karena digunakan untuk input/ edit dari beberapa section. Sehingga, kemungkinan loss data atau kehilangan data cukup besar. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan backup. Dikatakan “double backup” karena sebenarnya di dalam hardisk server tersebut sudah ada backup, tetapi karena faktor sangat pentingnya data tersebut maka perlu dilakukan double backup. dan double backup menggunakan komputer yang berbeda dan tentunya dengan hardisk yang berbeda pula. Selain itu itu dilakukan juga backup eksternal, yaitu pada media eksternal disk (DVD) untuk membackup database. Dua alasan mendasar dilakukan sistem ini adalah :
1.      Full share memungkinkan data rawan terhapus dari komputer lain yang mengakses data tersebut.
2.      Ada kemungkinan hardisk komputer server rusak, bad sector, ataupun hardware failure/ kegagalan hardware misalnya karena komputer mati mendadak, dan lain sebagainya.

Gb.5. Proses double backup
a.       Manfaat/ kelebihan :
1.      Menjaga keamanan data dari ancaman loss data/ kehilangan data.
2.      Untuk database ibs, backup data berfungsi untuk recovery/ pemulihan data apabila terjadi database rusak, tidak dapat diakses (not accessable) ataupun database corrupted.
3.      Menghindari input ulang data karena faktor kehilangan data tersebut.
b.      Kendala :
Double backup baru bisa diaplikasikan untuk database IBS serta data penting lainnya yang ada di kantor pusat (belum termasuk database cabang) karena faktor keterbatasan kapasitas hardisk yang ada di komputer second backup.

4.      Penggunaan Aplikasi IPMessenger
IPMessenger adalah aplikasi freeware yang digunakan untuk melakukan komunikasi antara user satu dengan user lain melalui pengiriman pesan yang akan tampil pada desktop user yang dikirimi pesan tersebut. Selain itu, IPMessenger juga bisa digunakan untuk transfer data antar komputer.
a.       Manfaat/ kelebihan :
1.      Simple, mudah dan murah.
2.      Cocok untuk komunikasi yang bersifat request (permintaan).
3.      Mengurangi beban pemakaian telepon.

5.      Penggunaan Aplikasi Team Viewer
Dari sekian banyak program IT yang telah disebutkan di atas, program inilah yang memberikan manfaat paling besar, serta membuat pekerjaan menjadi efektif dan efisien. Prinsip dasar dari palikasi ini adalah penggunaan fiitur remote computer untuk menampilkan, mengedit, bahkan menjalin komunikasi antar komputer dengan akses internet sebagai media perantaranya. Dengan media akses internet inilah, dimanapun posisi komputer asalkan terhubung dengan internet, maka komputer tersebut dapat diakses layaknya komputer di depan user itu sendiri.
Untuk BMT sendiri, aplikasi ini biasa digunakan untuk mengakses komputer kantor cabang, misalnya untuk keperluan revisi data transaksi nasabah, penanganan komputer error seputar aplikasi IBS, OS/ software dan masih banyak lagi.
 Gb.7. Remote computer menggunakan aplikasi Team Viewer

a.       Manfaat/ kelebihan :
1.      Efisiensi waktu, karena apabila ada permintaan dari kantor cabang untuk perbaikan, (misalnya revisi data nasabah) tidak perlu membutuhkan waktu yang lama untuk datang ke kantor cabang tersebut dan bisa langsung dilakukan dari komputer kantor pusat.
2.      Efisiensi tenaga, karena dengan perbaikan bisa langsung di lakukan dari kantor pusat, tanpa harus datang ke kantor cabang.
3.      Efisiensi biaya, jelas bahwa dengan perbaikan yang bisa dilakukan di kantor pusat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk datang ke kantor cabang.
4.      Bisa digunakan untuk pengambilan data, misalnya data kolektibilitas nasabah.
5.      Penangan masalah yang berkenaan dengan permasalahan komputer dapat dilakukan dengan cepat.
6.      Untuk keperluan yang lebih jauh, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk memonitoring pemakaian komputer di semua cabang BMT UAS Pamotan.

b.      Kendala :
1.      Kecepatan akses internet kantor cabang belum memenuhi syarat untuk penggunaan/ transfer data dalam kapasitas besar.
2.      Masalah yang ditangani dengan penggunaan aplikasi ini adalah permasalahan yang bersifat software, dan tidak bisa untuk penanganan yang bersifat hardware. Tentunya, untuk penanganan kerusakan hardware IT harus mengunjungi kantor cabang tersebut.

BAB IV 
PENUTUP

      Dari program Pengembangan informasi dan tehnologi mulai dari periodical maintenance,backup database IBS, ipmessengger maupun Teamviewer  ini sebagian sudah mulai dikerjakan bagian kabag umum dan administerasi. Banyak kendala dan hambatan, terutama adalah ketersediaan maintenance alat yang kadang kala harus selalu diperhatikan. dari berbagai upaya pengambangan IT yang telah disampaikan program penggunaan aplikasi team viewer lah yang besar nilai maanfaatnya. karena aplikasi ini menggunakan fitur remote computer untuk menampilkan, mengedit bahkan menjalin komonikasi antara komputer dengan akses internet sebagai media perantara. Untuk KJKS Baitul maal Wat Tamwil Usaha Artha Sejahtera sendiri aplikasi ini akan digunakan untuk mengakses komputer kantor cabang dari 10 kantor cabang yang ada.Hal ini dilakukan dalam rangka keperluan revisi data tramsaksi nasabah, penanganan komputer error seputar aplikasi IBS, OS/softwear dan masih banyak lagi.

      Namun demikian kami berupaya sepenuhnya untuk mengatasi kendala-kendala yang muncul agar dari berbagai program yang tersusun itu bisa berjalan sesuai dengan waktu dan biaya yang telah kami ajukan di pengurus dan rapat anggota yang akan datang. Semoga jalan yang benar yaitu jalanya orang-orang yang selalui diridhoi Allah SWT menjadikan kunci dari segala usaha dan ketawakalan kami, fastabiqul khoirot, jazakumullah akhsana jaza, jazakumullah khoiron katsiro.
      Nasrun minallah wa fahun qorieb. Wassalamu alaikum Wr. Wb.......